Minggu, 28 Agustus 2016

RESUME SISTEM OPERASI JARINGAN

Pada postingan kali ini saya akan mencoba membuat resume tentang sistem operasi jaringan. Oke kita langsung ke materinya

Menginstalasi Ssitem Operasi Jaringan Berbasis GUI dan CLI
       Sistem Operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras  komputer. Pengertian secara umum yaitu suatu pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan si pemakai sehingga memudahkan penggunaan dan kemanfaatan sumber daya sistem komputer. Sehingga sistem operasi yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi stand alone bedanya hanya pada sistem jaringan salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya.
Jenis Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI
        Seperti pada sistem operasi yang dapat digunakan pada PC sobat, sistem operasi jaringan juga bermacam macam, banyak perusahaan yang mengembangkan sistem operasi jaringan dari yang komersil (berbayar) sampai dengan sistem operasi yang bersifat free alias gratis. Sistem operasi memegang peranan yang sangant vital terhadap program yang akan berjalan, sistem operasi harus disesuaikan dengan kebutuhan hardware. Perusahaan yang mengembangkan sistem operasi adalah microsoft,, tetapi kita harus membayar lisensi/membeli sistem operasi tersebut.
         Selain microsoft, perusahaan yang mengembangkan sistem operasi jaringan adalah Unix, Sansolaris dan salah satu persuhaan yang mengembangkan sistem operasi secara free adalah Linux, linux pertama kali dikembangkan oleh Cinus Torvald. Proyek open source dengan lisensi GNU/GPL(General Public Licence) yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang haknya tetapi memungkinkan orang lain untuk menyebarkan, memodifikasi bahkan menjual kembali program tersebut, asalkan source kode asli dan hak cipta harus diikutsertakan dalam distribusinya. Dengan konsep ini semua orang dapat ikut mengembangkan sistem operasi berbasis Linux.

Sekian materi yang bisa saya sampaikan, semoga bisa memberikan pencerahan tentang sistem operasi jaringan. Jangan lupa tinggalkan komentar sobat agar di postingan berikutnya bisa lebih baik lagi

Minggu, 31 Juli 2016

Cara Install Ubuntu Server 14.04

Salah satu kelebihan Linux lagi adalah terkenal dengan performa saat digunakan sebagai server. Bukan hanya karena gratis saja, tapi karena kestabilannya dan tidak heran jika Linux terbaik dalam bidang server. Kali ini admin akan share Cara Install Ubuntu Server 14.04 beserta GUI. Berikut langkah-langkahnya:

Siapkan media installasinya bisa menggunakan USB atau CD Ubuntu Server.
Berikut langkah langkahnya dibawah ini :

Jalankan PC Sobat dan atur BIOS agar masuk kedalam media installasi saat booting. Jika sudah sobat akan disajikan tampilan berikut dan pilih Install Ubuntu Server:
pilih-mode-install
Kemudian pilih bahasa
pilih-bahasa
Tentukan Lokasi Sobat (pilih other)
Pilh Other
Pilih Asia
Pilih Asia
Pilih Indonesia
Pilih Indonesia
Pilih karakter berikut
Pilih Karakter berikut
Menentukan jenis keyboard (pilih No)
Pilih No
Pilih English US
Pilih US English
Pilih lagi English US
x
Setting Network (jika sobat dalam keadaan offline atau tidak ada konektifitas maka akan muncul seperti ini)
Screenshot (1)
Pilih continue dan dilanjutkan dengan langsung memasukan nama host atau nama pc server sobat
Screenshot (2)
Selanjutnya sobat akan diminta nama lengkap dan username. pada contoh kali ini akan saya gunakan nama yang sama dan sobat bisa mengubahnya
Screenshot (3)
Selamat mencoba :),, semoga postingan kali ini memberikan manfaat

Jangan Lupa Follow ya!!!!

Senin, 02 Mei 2016

Pengertian regedit dan bagian bagiannya


Buat para sobat yang suka sama si Windows, pasti sudah gak asing sama yang namanya REGEDIT (Registry Editor).


Regedit adalah database hirarki yang digunakan untuk mengatur informasi yang dibutuhkan oleh Sistem  Windows..regedit menampilkan Registry ke dalamformat yang hampir mirip dengan Windows Explorer yang sering anda gunakan. Di dalam regedit tersebut anda dapat mengedit informasi untuk sistem semau anda..tetapi tidak bisa sembarangan. Dan harus mengetahui apa fungsi dari setiap informasi yang ada pada regedit.

Fungsi regedit adalah untuk melihat, membuat atau memodifikasi registry di dalam Windows. Sedangkan Gpedit.msc digunakan untuk melihat, membuat, dan memodifikasi Group Policy, yang digunakan untuk mengelola beberapa pengaturan di dalam setiap pengguna dan lingkungan Windows serta menyimpannya di dalam registry.
BERIKUT STUKTUR DARI REGEDIT

Struktur registry agak mirip dengan struktur direktori dalam sistem berkas. Selain itu, registry juga dapat diakses dengan menggunakan sintaksis yang sama dengan cara mengakses berkas, dengan menggunakan karakter garis miring terbalik (backslash) untuk menandakan tingkatan hierarkis. Susunannya adalah seperti \\. Sebagai contoh, My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows, yang merujuk kepada sebuah subkey yang memiliki nama “Windows” yang terdapat di dalam subkey Microsoft, yang terdapat di dalam key dengan nama Software, yang terdapat di dalam subtree HKEY_LOCAL_MACHINE.
Setiap key dan subkey tersebut dapat memiliki nilai yang dapat ditentukan atau nilai default, yang disebut sebagai Value. Akan tetapi, cara mengakses value tidaklah sama dengan cara mengakses berkas dalam sistem berkas, mengingat nama value dapat mengandung karakter backslash yang dapat menjadi ambigu ketika menggunakan cara baca seperti halnya mengakses sistem berkas. Adalah fungsi-fungsi dalam Windows 32-bit Application Programming Interface/API (Win32 API) yang dapat melakukan query dan manipulasi terhadap value-value registry, yang dilakukan dengan cara mengambil nama value secara terpisah dari path key yang merupakan parent key. Setiap value memiliki jenis-jenis datanya masing-masing..
Registry Windows terdiri atas beberapa anak pohon berikut, yang disusun secara hierarkis dengan My Computer sebagai root directory-nya.
Registry terdiri dari beberapa bagian yang disebut key atau kunci. Terdapat enam macam key utama pada registry, yaitu :
* HKEY_LOCAL_MACHINE, sering disebut sebagai HKLM, merupakan sebuah tempat penyimpanan untuk konfigurasi sistem yang bersangkutan, yang terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak. Semua yang terdapat di dalam anak pohon ini diaplikasikan kepada semua pengguna.
* HKEY_CURRENT_USER, sering disebut sebagai HKCU, merupakan sebuah tempat penyimpanan untuk konfigurasi yang dimiliki oleh pengguna yang sedang melakukan logon, yang menyimpan informasi mengenai konfigurasi preferensi pengguna (konfigurasi desktop, warna, dan konfigurasi lainnya yang setiap pengguna dapat melakukan kustomisasi terhadapnya).
* HKEY_USERS, sering disebut sebagai HKU, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi setiap pengguna yang terdaftar di dalam komputer yang bersangkutan. Setiap anak kunci dari anak pohon ini diidentifikasikan dengan menggunakan nomor Security Identifier (SID) yang dimiliki oleh pengguna. Ketika pengguna melakukan logon, SID yang cocok akan dimuat ke dalam anak pohon HKEY_CURRENT_USER.
* HKEY_CLASSES_ROOT, sering disebut sebagai HKCR, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi asosiasi/pemetaan ekstensi sebuah berkas atau objek Object Linking and Embedding (OLE) dengan aplikasi yang dapat menanganinya. Sebagai contoh, berkas berekstensi .txt akan ditangani oleh aplikasi editor teks seperti Notepad dan masih banyak lainnya.
* HKEY_CURRENT_CONFIG, sering disebut sebagai HKCC, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi perangkat keras dan sistem operasi yang sedang digunakan saat itu, yang diperoleh pada saat proses booting dilakukan. Informasi yang disimpan di sini bersifat volatil dan tidak disimpan secara permanen ke dalam berkas penampung registry, tapi akan selalu dibuat setiap kali proses booting dilakukan.
* HKEY_DYN_DATA, yang hanya terdapat di dalam Windows 95, Windows 98, dan Windows Millennium Edition, merupakan tempat penyimpanan konfigurasi dinamis untuk semua perangkat keras plug-and-play. Tidak ada padanannya dalam Windows NT, tapi dalam Windows NT 5.x, terdapat sebuah anak pohon HKEY_PERFORMANCE_DATA, yang hanya digunakan untuk mengumpulkan informasi performance counter Windows 2000, mengingat semua konfigurasi perangkat keras disimpan di dalam HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\.
sebelum bermain dengan Registry Hal pertama yg dilakukan adalah membackup Registry.
Caranya :
Pertama pilih registry key yang akan diback-up. Pada menu Registry, pilih Export Registry File.
Tentukan letak directory dan nama file-nya, terakhir pilih OK.
Untuk Mengembalikan key registry dari file back-up. :
buka regedit, pilih menu Registry, Import Registry File. Pilih letak directory dan nama filenya. Klik OK

pengertian utility

Utilitas adalah aplikasi di komputer dengan tugas utama membantu komputer bekerja dengan optimal atau melakukan sebuah pekerjaan spesifik. Umumnya utilitas berukuran yang lebih kecil dibanding aplikasi yang memang memiliki banyak fitur. 
Dilihat dari pekerjaan yang dilakukan, terdapat beberapa jenis utilitas, 
1. Performansi sistem - melakukan tune agar komputer bekerja dengan baik dan efisien.
2. Konversi berkas - melakukan konversi antar format berkas. 
3. Anti virus - melindungi komputer dari gangguan virus, worm, dan sekarang ini juga terhadap program-program yang menginstal dirinya secara ilegal dan menyita sumber daya sistem. 
4. Alat bantu akses Internet - memudahkan cara akses berbagai jenis layanan di Internet, mengoptimalkan koneksi, dan melindungi komputer dari penyalahgunaan lewat koneksi Internet. 
Sekalipun beberapa fungsi umum yang disediakan oleh utilitas terkadang sudah disediakan oleh sistem operasi, nilai tambah yang diberikan adalah dalam hal ketersediaan pilihan konfigurasi atau setting, sehingga dapat dihasilkan fitur yang lebih lanjut terhadap pekerjaan yang dilakukan.
Nah, kemudian yang dimaksud dengan Utility Software adalah 
jenis perangkat lunak yang dirancang untuk membantu pengguna atau user untuk menganalisa, mengkonfigurasi, mengoptimalkan dan memelihara komputer. Kebanyakan Software Utility sangat khusus dan hanya dirancang untuk melakukan tugas yang kecil-kecil atau sederhana. Namun, ada juga Software Utility yang bersifat AIO (All in One) dengan kata lain, Software AIO menggabungkan beberapa fitur utilitas dalam satu Software.
Kategori Utility Software
1. Disk storage
2. Disk defragmenters
3. Disk checkers
4. Disk cleaners
5. Disk space analyzers
6. Disk partitions
7. Backup utilities
8. Disk compression utilities
9. File managers
10. Archive utilities
11. System profilers
12. Anti-virus utilities
13. Hex editors
14. Data compression
15. Cryptographic
16. Launcher applications
17. Registry cleaner
18. Network utilities
19. Command Line Interface (CLI) and Graphical User Interface (GUI)
 Sebagai contoh, utilitas dalam Windows. Dalam Windows, utility software-nya ada yang internal (bawaan dari Windows) dan juga ada yang eksternal (program lain). 
Utility internal adalah utility yang sudah ada pada Windows kita, secara default sudah terinstall pada saat kita selesai menginstall Windows, contohnya Notepad (untuk menulis), Wordpad (untuk menulis), Windows Media Player (multimedia), Games, Calculator, Paint (menggambar) dan lain-lain.
Yang terpenting dari utility internal adalah defrag, yang berfungsi untuk mengatur tata letak file-file yang rusak. Dan juga untuk menghapus jejak file yang tidak hilang pada saat penghapusan.
Utility External adalah utility yang bukan bawan Windows, harus menginstall terlebih dahulu. Contohnya antivirus, yaitu program untuk menscan, menghapus, dan berjaga-jaga dari serangan virus.  Program ini akan selalu berjalan di background/tray icon jika diaktifkan. Contoh antivirus :

Contoh lain adalah burning CD, registry cleaner, multimedia, office dan internet, web programming, desain grafis, dll.

Semoga postingan kali inimemberikan manfaat yang sanat berguna
Sumber :

 
Design by Fajri Alhadi | Published by Template Dyto Share.us | Download Film Terbaru
Sisi Remaja Ebook Teknisi Komputer